Omong kosong, kedua

Orang Maluku begitu terus, tjuma mulut besar, tapi kalo musti bikin, ajo susah lawang ee!

Aku su bosen deng ketong punja kumpulan. Kerdjanja seng betul satu. Volgens aku dan hé. Kalo aku bikin, lebe zakelijk. Orang jang nda bikin apa-apa, tjuma mulut besar dan batingkah, lebe baik keluar, aku seng perlu, terus terang sadja. Werkbespreking, afspraak, bikin! Susahnja ketorang takut bilang satu sama lain: ‘Djangan marah ee, se pun kerdja ndak laku. Kerdja betul dolo, kalo ndak mampu, turun sadja.’ Ja, bilang begitu, sapa berani dan kalo berani bilang setjara terus terang, musti awas djuga. Apa jang tidak berhasil, awas, nanti dapat salah lagi. Sama sadja!

Kenapa ketorang begitu, ja. Kerdja separo-separo, ndak ikut djandjian, kasih salah orang lain, nda ada visi atau tudjuan. Visi? Tudjuan? Apa tu? Menurut aku ja … aku berani bilang loh … ketong takut dan ketong sombong. Tjuma bisa dengar ketong pun kata-kata sendiri, ndak mau dengar orang lain menjahut. Djuga kalau ndak setudju, ndak berani bilang. Tjuma balas: ‘Ah buat apa, dong toh ndak dengar-dengaran, tjuma bikin dong pun suka, akan toh seng ada zin.’ Buktinja sekarang, semua terbongkar. Salah sendiri toh. Kumpulan, projek, organisasi, banjak su terhapus.

Mungkin aku sombong, tetapi aku ndak takut …. aku bilang sadja.

11 Comments

  1. kongkalekong sing kamuka kablakang. oy see balom kaluar tu, bet sing pusing…. omong kosong toe ee e

  2. Setuju samasekali! Orang maluku di Belanda(banjak) tjuma omong banjak dan kritik2 terus tetapi tidak adak bukti.

    Aku sendiri berapa tahun duduk di bestir katong pun kumpulan di Belanda, tahun par tahun omong untuk bantuan tiap bulan tjuma 5 euro sadja par satu2 orang jang su sidi/orang kerdja untuk bantuan Desa di Maluku. Sampai sekarang bantuannja kumpulan di Belanda 0,0 euro. Dan waktu tahun 2010 aku pergi di Desa di Maluku untuk katong pun Gereja Sion 25 Tahun bantuan dari Belanda 0,0 euro! Dari itu aku dengan rumatangga ku, konjadu2 orang belanda, teman2 orang belanda su hampir 6 tahun tiap bulan bantuan 5,00 dan dengan ini uang2 katong 3 a 4 kali setahun bisa kirim pakket2 untuk orang2 saudara dan Rumah Sakit par katong pun Desa di Maluku dengan bibit2 sajur,katja2 mata bekas dari Pearle Opticiens, Perkakas tukang2, perkakas2 dapur, pakejan2, sepatu baru2 dari sponsor2, pakejan2 anak2 ketjil yang baru sponsor dari Hema, Obat2, perkakas2, verband2 sponsor dari Mediq Apotheek dan lain2 banjak! Dan sekarang sekampong di Belanda bilang aku ini tjari muka, sombong dan tjuma ingat saudara sendiri…???????? Katong ini mau apa sebetul tjuma duduk, omong kosong dan tjuma lipat tangan sadja dari itu katong tidak kemuka!

    Tanggal 25 april sampai 13 mei 2013 aku pergi ke Lombok-Indonesia lagi (par kedua kali) untuk pekerdjaan “Vrijwilligerswerk” dari Stichting Go for Lombok (www.goforlombok.nl)selaku bapa guru tukang Tjet dengan anak2 murit sekola ROC Roermond dan Eindhoven, katong rehab, tjet dan pasang leiding aier par sekola2 dan desa2. Ini anak2 murit dorang bayar dong punja ticket sadja dan hotel dan makan itu stichting jang bajar.
    Ko kenapa anak2 sekola dari Belanda dong semangat untuk tolong/ pekerdjaan di Indonesia sedang katong anak2 Maluku di Belanda to ada banjak juga jang bersekola tukang2 to bisa bikin project2 begitu juga di seluru Maluku? Maksut aku kalau ini project di Lombok su selasai mau bikin project di mana saja di Maluku dengan collega guru2 dan murit2!

    Amin!

  3. Terima kasih atas reaksi, Nico. Lebih baik berusaha dengan tenaga sendiri, djangan harap orang lain jang tjuma mengkritik dan lipat tangan. Pilih tudjuan jang baik dan semoga-moga ada orang Maluku jang melihat tjontohmu dan mau ikut beserta.

  4. Beta ada sanang lihat kemorang kasi komen di melaju ambon. Akhirnja aku bisa lihat kemong pun tjara bitjara. Asik djuga tjerita nja di atas akan di dalam melaju ambon jang orang-orang maluku pake di tana blanda sini. Semoga kue orang tulis banjak tjerita lai didalam ambon pung dialek. tentu didalam orang-orang maluku-blanda pun versi!

    Hormate

  5. @van Beek, terima kasih atas reaksimu. Tjerita-tjerita ‘Omong kosong’ ditulis dalam variasi Melaju Maluku dan Melaju Sini. Sebagai penulis aku mau kasih lihat bahasa-bahasa di negeri Belanda masih hidup. Haraplah, orang suka batja tulisanku dan diinspirasi untuk tulis dalam ketong punja bahasa.

  6. Ada kumpulan pela gandong dibelanda jg bendahara pake uwang kumpulan sabang kali lalu kalau gadji masuk tutup akan kembali.
    Kalau angota biasa dari ini kumpulan pela gandong, tenga2 bulan seng ada uwang lai buat belandja dia seng bisa pake uwang kumpulan dia djuga nda bisa pindjam dari kumpulan…tapi bendahara ni dia pake uwang turut suka…..asal dia kasih kembali akan. Seng ada kontrol tu kio

  7. Ada dua rupa anak Maluku dengan visi jang berbeda-beda:
    1. Anak Maluku jang lahir di Maluku.
    2. Anak Maluku jang lahir di Belanda:
    Anak Maluku jang lahir di Maluku tidak sama perasaan dengan anak Maluku jang lahir di Belanda,berbeda djauh kelakuan hidupnja dan perasaan sebagai anak Maluku : rasa rendah,rasa lemah dan rasa kurang,djika dibandingkan dengan anak Maluku jang lahir dBelanda..
    Anak Maluku jang lahir di Belanda : rasa diri lebih tau dan sombong,pikiran lebih pintar dari anak Maluku di Tanah Air (Ambon)..Ada perbedaan di antara Maluku Belanda dan Maluku di Tanah Air ( Ambon )..Perbedaan inilah jang membawa kerugian bagi Bangsa Maluku untuk masa depan jang baik untuk ana-ana cucu…

  8. Tidak ada dua, tiga atau empat rupa anak Maluku, ada bermatjam-matjam di Belanda maupun di Maluku. Djangan ketorang di Belanda anggap diri besar kalau dibandingkan dengan orang di sana. Itulah dorang pun tanah, dorang hidup di sana. Ketorang berasal melalui ketorang punja orang tua, tetapi sekarang ketorang turis. Kalau ketong mau tulung, harus dengar betul apa jang dibutuhkan di sana.

  9. Beta setutju Magda. Katong satu bangsa jang terdiri dari orang2 peribadi. Beta heran sekali kalo orang Ambon bilang: se seng orang Maluku! Apa ada kriterianja? Jang penting itulah kehormatan dan perhatikan, maupun disini maupun dimana2 sadja, maupun suku bangsa apapun! Beta ingin dianggap manusia.

  10. @Sandy Huwae, Kalo beta tra salah tanta Sandy beta pung guru Bahasa Malaju dolo-dolo. Bisa ka seng? Lutju djuga katong bakudapa disini e.

    Hormate

  11. Beta satudju paskali deng ibu Sandy. Beta pu oma pu mama orang banda(ontua lahir dan basar di tanah banda). Di tanah blanda sini banja orang maluku asli bilang orang banda tra bagiang dari kebangsaan maluku tagal orang Banda tra punja darah alifuru. Padahal banja orang banda di blanda merasa sebagai orang maluku. Orang-orang banda biking djuga reuni, dorang malah pasang akang bandera RMS. Djadi apa kriteriumnja?

Geef een reactie

Vul je gegevens in of klik op een icoon om in te loggen.

WordPress.com logo

Je reageert onder je WordPress.com account. Log uit / Bijwerken )

Twitter-afbeelding

Je reageert onder je Twitter account. Log uit / Bijwerken )

Facebook foto

Je reageert onder je Facebook account. Log uit / Bijwerken )

Google+ photo

Je reageert onder je Google+ account. Log uit / Bijwerken )

Verbinden met %s